Rabu, 09 Januari 2013

Indonesia Punya Teh Mahal, Harganya Rp 1,5 Juta/Kg POSTED:KHOIRUMANSYAH BATUBARA


(Ant/Dhoni Setiawan/Koz/pd/13). Seorang pekerja tengah memeriksa contoh teh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) di ruang arsip teh Gedung PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), Jakarta, Rabu (9/1).
Nilai impor teh sejak 2010 terus meningkat, saat ini telah mencapai 20 ribu pertahun sehingga pemerintah berencana mengeluarkan kebijakan pembedaan skema impor agar industri teh dalam negeri tidak tergerus.
Jakarta, (Analisa). Indonesia dikenal dengan negara yang mempunyai beragam jenis hasil pertanian. Tetapi tidak banyak masyarakat Indonesia yang mengetahui jika Indonesia mempunyai teh mahal asli Indonesia. Teh mahal itu adalah teh putih.
"Indonesia mempunyai teh mahal yaitu teh putih. Itu asli Indonesia," ungkap Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi saat menghadiri lelang teh di Kawasan Menteng Jakarta, Rabu (9/01).

Bayu mengatakan untuk mendapatkan 1 kg teh putih, konsumen harus merogoh kocek sebesar Rp 1,5 juta lebih mahal dari harga rata-rata teh biasa. Teh putih menurut Bayu salah satunya hanya dapat ditemui di Kawasan Bandung, Jawa Barat.

"Salah satu produsennya itu Walini di Bandung itu (teh putih) Ikon teh Indonesia," kata Bayu. Bayu juga mengatakan tanaman teh tidak hanya menjadi tanaman yang dapat dikonsumsi tetapi tanaman teh merupakan tanaman konversi yang paling baik. Salah satu efek positif dari tanaman teh adalah menjaga lingkungan dari bahaya polutan.

"Teh merupakan tanaman konversi yang paling baik. Jika kita jaga maka lingkungan kita jauh lebih baik. Bahkan kita betul-betul ingin mendorong konsumsi teh di Tanah Air," cetus Bayu.

Diserbuh Teh Import

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil teh terbesar di dunia. Namun belakangan ini arus teh impor ke Indonesia semakin tinggi.

"Ada 2 fenomena yang haru kita cermati soal teh," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi dalam acara pelelangan teh di Kawasan Menteng Jakarta, Rabu (9/01).

Bayu menuturkan, pertama impor teh ke Indonesia naik signifikan sejak 3 tahun terakhir, per tahun pertumbuhan impor teh mencapai 15-20%. Bayu menduga ada yang salah dari kondisi industri teh di dalam negeri. (Ant/dtc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar